Nuansa Bisnis : Bisnis Jamur Merang

Jenis jamur merang ada dua, yaitu:

  • Jamur merang hitam, ciri-ciri warna hitam, kulit tipis (suhu 28-30º C)
  • jamur merang putih, ciri-ciri warna putih bersih, kulit tebal (suhu 31-33º C).
Bahan baku yang diperlukan dibagi dua, yaitu:
  • Bahan baku utama: jerami.
  • Bahan baku penolong: katul, kapur pertanian atau CaCO3, dan CM atau kotoran ayam

Tahap pengolahannya adalah:

  • Pengomposan

Bahan baku utama dibasahkan terlebih dahulu lalu campur bahan utama dengan bahan baku penolong yangtelah dicampur terlebih dahulu. Setelah tercampur merata, tumpuk dengan ukuran tinggi 1,2 m dan lebar 1,5 m lalu tutup dengan plastik kemudian didiamkan 2-3 hari. Setelah didiamkan, balik dan tambahkan air bila ada jerami yang masih kering di dalam tumpukan tadi lalu disusun kembali dan diamkan lagi 2-3 hari, begitu seterusnya samapai menjadi kompos yang baik. Untuk mendapatkan kompos yang baik memerlukan waktu ±10 hari. Kualitas kompos yang baik adalah lunak, warna coklat kehitaman, kadar air kompos 73-75% dan Ph kompos 8-8.5

  • Pemasukan

Standar pemasukan:

a. ketebalan kompos 23-25 cm atau 60-70 kg/m2

b. rata tidak menggumpal

c. kebersihan setelah pemasukan

d. lakukan pengabutan pada pinggir kompos yang kering

e. tutup rapat kumbung dan periksa kebocoran kumbung

  • Pasteurisasi

Setelah pemasukan, uap dimasukkan selama 5 jam temperatur udara dinaikkan secara bertahap hingga mencapai 57-58º C. Temperatur udara diturunkan hingga 48-50º C dan dipertahankan selama 8 jam, selanjutnya saluran uap ditutup atau dimatikan.

  • Penerbaran bibit

Bersihkan lingkungan sekitar kumbung sebelum penebaran bibit. Setelah pateurisasi biarkan suhu kompos turun secara perlahan sampai suhu penebaran bibit antara 36-38º C. Satu kantong bibit dapat dipergunakan untuk ±1 m2. Setelah selesai menebarkan bibit bersihkan kembali ruang dalam kumbung. Kemudian tutup kembali pintu dan ventilasi dalam keadaan rapat.

  • Inkubasi

Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan miselium merata di permukaan dan dalam media tanam.

Caranya adalah denganmenjaga ruangan tidak kering (pengabutan), kelembapan tetap tinggi (95%). Menjaga lantai dan dinding tetap basah. Suhu kompos dijaga kurang lebih 37º C dan udara kurang lebih 34º C. Ventilasi dan pintu dalam keadaan tertutup rapat. Pertumbuhan miselium membutuhkan waktu kurang lebih 5 hati/ selama 5 hari tidak perlu peniraman kompos, tetapi kelembaban tetap dijaga agar lantai dan dinding tetap basah.

  • Pembentukan badan buah

Tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan miselium menjadi badan buah jamur yang merata dan bersamaan.

Perlakuan yang diperlukan adalah setelah 5 hari kemudian kompos disiram oleh ± 1½ liter air/m3 dan diberi oksigen dengan cara membuka ventilasi sesuai dengan kebutuhan. Menjaga lantai dan dinding tetap basah, kelembapan tetap tinggi (95º C). Dengan kompos yang baik dan proses pasteurisasi yang sempurna pada hari ke 10-11 sudah dapat di panen. Hasil produksi yang normal dapat mencapai 3-4 kg/m2. suhu optimal dalam masa panen suhu kompos ± 37º C dan udara 31º C.

  • Pemetikan

Tujuannya adalah untuk menghindari jamur menjadi mekar, layu, salah petik dan menjaga agar memetik jamur tepat pada waktunya

Caranya dengan memperhatikan apakan cup jamur belum tebruka. Pemetikan dari rak yang paling atas ke bawah. Hindari pemetikan ditarik tapi harus diputar. Jangan tergesa-gesa ketika memtiknya. Jaga ruangan dan kompos agar tidak kering, kelembapan tetap tinggi dan bersihkan sisa batang dan jamur yang membusuk.

  • Pembongkaran

Tujuannya adalah untuk membersihkan kumbung dari kompos yang telah selesai dipetik jamurnya untuk diganti kompos yang baru.

Perlakuannya adalah setelah kompos selesai dibongkar, bersihkan dan cuci rak, dinding dan lantai dalam kumbung serta lingkuangan luar kumbung. Perbaiki bila ada kerusakan kumbung. Setelah selesai kumbung dapat dipakai kembali.


Penjelasan di atas merupakan penjelasan singkat mengenai penanaman jamur merang. Waktu yang diperlukan dalam menanam jamur merang ini hampir 3 bulan. tiap kumbung memiliki masa tanam yang berbeda. Misalnya kumbung A sedang panen dan tiap jamur juga tidak semuanya bermekaran dalam waktu yang bersamaan sehingga ketika ada yang panen, maka ada juga jamur yang masih menunggu panen. Dan ketika kumbung A panen, kumbung B sedang berada dalam tahap hampir panen, kumbung C berada dalam tahap setengah mau panen, dan seterusnya. Tiap kumbung seperti saling mengejar sehingga, seperti siklus.

Sumber artikel : Meikha
Labels: , , , , , , , , , ,

1 comments:

Anonim mengatakan...

Who knows where to download XRumer 5.0 Palladium?
Help, please. All recommend this program to effectively advertise on the Internet, this is the best program!